Banyak dari desainer grafis mendesain sebuah spanduk atau baliho lewat aplikasi photoshop. Kemudian mereka terkejut karena mendapati ukuran file nya yang sangat besar. Ko bisa?
Sebenarnya ukuran dari sebuah file banner atau baliho yang
kalian edit di photoshop itu sangat berpengaruh dari resolusi dan ukuran file
itu sendiri. Karena hal tersebut, ketika kamu mendesain sebuagh spanduk atau
baliho dengan ukuran besar, maka ukuran file yang di hasilkan juga ikut membengkak.
Misal nih, ketika kamu buat desain banner/spanduk 4×2 meter persegi, 3×3 meter persegi, 5x2 meter persegi, dan ukuran besar lainnya di photoshop. Engga Cuma itu, ketika kamu menggunakan banyak sekali unsur desain didalam file kamu, maka ukuran file pun akan semakin membesar. Jika menggunakan resolusi standar, mungkin saja ukuran file tersebut ikut membesar.
Lalu bagaimana sih cara mengatasi permasalahan-permasalahan umum yang terjadi pada saat mendesain banner atau bailho? Berikut adalah tips – tips yang dapat saya berikan kepada kamu.
Tips Mendesain Banner atau Spanduk
- Kamu usahakan menggunakan huruf atau font yang besar dan juga cocok untuk judul / tittle. Untuk informasi aja nih, desain bailho atau spanduk itu sebetulnya hamper mirip dengan desain poster.
- Jika gambar adalah bitmap maka pastikan jika ukurannya sudah besar dengan resolusi 300px/inchi (semakin bagus ukuran gambar, maka ukurannya juga akan semakin besar), hal ini dibuat agar hasil printing dan ukuran pembesarannya tidak terlalu tetap dalam kondisi berkualitas, tidak akan blur atau pecah bahkan mempunyai noise.
- Usahakan file terkonversi atau di-export ke file JPG dengan proses warna CMYK bukan warna RGB. Kenapa kok harus CMYK? Itu karena pada pewarnaan pada mesin digital printing menggunakan format CMYK yang hasilnya lebih baik dalam hal cetak.
- Kamu juga wajib menggunakan format warna CMYK pada saat mengedit atau membuat desainnya.
- Jika ukuran banner sangat besar, misalnya : 3m x 2m, 4m x 5m, 4m x 6m, 11m x 3m, 26m x 4m dan ukuran besar lainnya, kamu wajib menggunakan alternatif resolusi 96 atau 100 dpi. Namun jika komputer kamu merupakan komputer dengan spek yang memumpuni, sebaiknya tetap menggunakan 300px/ich pada ukuran tersebut.
- Usahakan ukuran memori di sheetnya tidak melebihi 500mb ( maksudnya memory yg dibutuhkan saat mengerjakan desain tersebut, biasanya bisa dilihat di toolbar nav bawah misal Doc: 100M : 50M. Nah jika memory ini melebihi maka sebaiknya ubah memory swap Anda. Saya menggunakan memory swap / chache memory 4GB. Memory chache ini memang sudah sebaiknya diganti dari defaultnya, biasanyasoftware sudah menyertakan fasilitas ini. Jika tidak ada maka ubah memory chache pada Operating System-nya.
- Sebaiknya kamu mencari sumber tambahan atau gambar sumber terkait untuk mendesain. Jika gambar yang ada hanyalah gambar resolusi besar namun kualitas tidak bagus, kamu berhak untuk tidak memakainya. Karena jika kamu memaksakan gambar yang tidak optimal untuk dijadikan bahan desain, bisa sangat mempengaruhi hasil dan kualitas, sebagus apapun desain akan mengurangi mutu jika gambar pecah atau blur.
- Buatlah selalu ukuran desain lebih besar sedikit ketimbang ukuran yang akan dicetak. Biasanya ditandai dengan lingkaran berwarna cmyk dengan tanda plus ‘+’ pada saat dicetak. Jadi buat ukuran desain melebihi ukuran cetakan.
- Selalu periksa hasil akhir desain kamu. cek bila ada gambar pecah, blur, detail dan objek yang tidak perlu. Akan lebih baik ketika file desain akhir (biasanya ditandai “nama file+final”) tersedia dalam berbagai format file cross software. Seperti EPS, TIFF dan JPEG; jangan lupa file mentah CDR atau PSD juga disertakan jika sewaktu-waktu ada pengubahan.

0 Response to "Beberapa Tips Untuk Desain Banner Atau Spanduk"
Posting Komentar